Text
Faith and The City
Novel ini selain akan tetap menyajikan keindahan-keindahan dan keluhuran ajaran Islam, kita juga akan dibawa ke dalam dunia media, jurnalistik.
Ternyata, di balik gemerlapnya lampu studio, sorot kamera dan belitan kabel-kabel dan mikrofon, ada sisi gelap dari dunia media. Saat rating dan share menjadi dewa yang menjanjikan pundi-pundi, maka tak jarang orang-orang di balik layar kaca harus menutup mata dan mengiris hati nurani. Dan sayang sekali Hanum sempat disilaukan oleh gemerlap dunia itu.
Setelah malam penganugerahan Hero of the Year untuk Philippus Brown di CNN TV, semua wartawan menginginkan wawancara eksklusif dengan Philippus Brown dan Azima Hussein (Julia Collins) beserta kedua anak gadis mereka, Sarah Hussein dan Layla Brown. Hanum dan Rangga sebagai pemersatu mereka, seketika ikut menikmati media frenzy. Anderson Cooper yang membawakan acara CNN Heroes, sekaligus orang yang diidolakan Hanum setengah mati hadir dalam kehidupan Hanum dan Rangga. Melalui Global New York TV (GNTV), ia menawarkan kesempatan emas bagi Hanum: menjadi produser acara GNTV yang meliput dunia Islam dan Amerika.
Hanum bekerja keras, berusaha untuk memenuhi target yang ditetapkan oleh bos barunya, Andy Cooper. Bekerja di New York, memiliki acara sendiri tentang Islam, dan bekerja di bawah seorang idola adalah impian terbesar bagi Hanum, yang bahkan Rangga pun tak berani menyentuh dan mengusik impian itu. Hanum tidak sadar bahwa Cooper hanya memanfaatkannya.
Melalui buku ini, pembaca akan belajar bagaimana membuktikan kalau bad news is a good news yang dianut oleh media mainstream tidaklah benar. Bad news is a bad news, and good news is a good news. Namun, jika ambisi sudah menutupi mata hati, maka segala cara akan dihalalkan demi mengejar share dan rating yang tinggi, bahkan kadang mempertaruhkan harga diri, bahkan ilahi.
Kita juga akan belajar dari seorang Rangga, seorang suami yang sangat menyayangi istrinya. Bagaimana ia berusaha untuk mengalah demi impian sang istri, membunuh kesepian dan kebosanan yang ia alami selama 3 minggu Hanum bertugas di GNTV, tetap mengisi hari-harinya dengan aktivitas yang positif di perpustakaan Philippus Brown. Ia tidak sedikitpun bersikap sebagai seorang suami yang egois dan bossy, meskipun tugas untuk menyelesaikan gelar Ph.D tengah menghadangnya.
Namun, saat kesabaran Rangga berpadu dengan ambisi Hanum, ditambah dengan bumbu-bumbu prasangka, kecemburuan, dan hasrat Hanum untuk membuktikan bahwa ia bukanlah seorang jurnalis kelas nyamuk, beginner?s luck, atau apalah itu untuk mewujudkan eksistensi diri di jantungnya dunia, New York City, bersanding dengan impian Rangga yang masih tertinggal di Wina, mampukah mereka tetap bersama?
Mampukah Rangga mempertahankan cinta sejatinya dari impian yang membelitnya?
Atau jangan-jangan? impian yang menjadi kenyataan tetaplah ilusi, jika melupakan iman dan keyakinan?
Mari telusuri petualangan mereka di New York City ini. Pada akhirnya, kita akan menemukan bahwa dunia memang hanyalah kesenangan yang menipu, seperti yang telah difirmankan-Nya.
| 2.1832-1-1/18 | 813 HAN f | Rak Sastra 01 (Level B) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain